Skip to main content

berbahaya! Jangan Cuci Daging Ayam Mentah


Menurut penelitian, banyak orang yang tidak menyadari bahwa mencuci daging ayam/unggas mentah dapat menyebarkan bakteri dan meningkatkan risiko keracunan makanan pada tubuh. Bakteri yang dimaksud adalah Campylobacter. Bakteri ini menjadi salah satu penyebab paling umum seseorang mengalami keracunan makanan.

Selain Campylobacter, daging ayam mentah juga berpotensi mengandung bakteri lainnya seperti salmonella, E. Coli, Shigella, dan Enterococcus.

Bahaya Terinfeksi Campylobacter
Ketika terinfeksi bakteri Campylobacter, gejala yang akan dirasakan adalah sakit perut dan diare. Gejala muntah-muntah juga akan muncul selama dua hingga lima hari setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Kondisi keracunan makanan ini bisa menyebabkan komplikasi jika orang yang terinfeksi adalah anak-anak, orang tua, atau mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, seperti pengidap HIV dan kanker.

Komplikasi yang dapat terjadi akibat infeksi Campylobacter adalah:

Infeksi menyebar ke organ tubuh lain seperti sendi (arthritis), hati (hepatitis) dan pankreas (pankreatitis).
Kehadiran bakteri di dalam darah atau bekteremia.
Keguguran pada ibu hamil.
Sindrom Guillain-Barre (kelainan langka yang menyebabkan kerusakan pada sistem saraf).
Kasus yang ringan biasanya bisa ditangani di rumah tanpa perlu perawatan medis. Namun, segera ke dokter jika mengalami gejala-gejala ini:

Kram perut.
Muntah-muntah atau terdapat darah dalam muntahan.
Diare selama lebih dari tiga hari atau terdapat darah pada tinja Anda.
Penglihatan ganda.
Kekuatan otot melemah.
Kesemutan di tangan.
Tanda-tanda dehidrasi seperti bibir kering, lemas, mata cekung, dan kurang buang air kecil.
Tips Mengelola Daging Ayam Mentah
Daging ayam mengandung protein tinggi dan banyak vitamin, seperti vitamin A, vitamin B3, vitamin B5, dan vitamin B6 yang berguna untuk tubuh. Jangan biarkan “tamu tidak diundang” seperti Campylobacter ikut masuk ke dalam tubuh Anda. Berikut ini tips-tips yang dapat berguna dalam memasak dan menyimpan daging ayam yang masih mentah.

Cuci tangan Anda dengan bersih menggunakan sabun dan air hangat sebelum dan setelah menyentuh daging ayam mentah dan peralatan masak. Gunakan handuk bersih untuk mengeringkan tangan dan memutar tutup keran.
Tidak perlu mencuci daging ayam mentah dengan air, karena semua bakteri akan mati saat proses memasak. Mencuci daging hanya akan meningkatkan risiko penyebaran bakteri.
Anda disarankan memiliki peralatan masak tersendiri untuk mengelola dan menyimpan daging mentah, agar bakteri tidak ikut tersebar ke makanan lainnya, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.
Daging ayam mentah harus dimasak hingga matang, jangan sampai menyisakan daging yang masih berwarna merah muda.
Pastikan semua bagian diperiksa kematangannya. Setelah memasak daging ayam, potong dagingnya dan lihat warna dan cairan yang keluar dari daging ayam. Cairan yang bening dan warna daging ayam yang putih adalah tanda bahwa ayam telah sepenuhnya matang.
Penyimpanan daging ayam mentah harus diperhatikan. Selalu simpan di wadah yang bersih dan tertutup.
Jika Anda ingin mencairkan daging ayam beku, lebih baik cairkan di dalam kulkas ketimbang mendiamkannya di area dapur. Anda juga bisa mencairkan daging ayam beku dengan merendamnya di air dingin jika daging berada di dalam kemasan plastik.
Daging ayam mentah biasanya bisa bertahan dua hingga tiga hari. Tapi jika sudah berbau tidak sedap, maka daging sudah tidak bisa dikonsumsi.
Kegiatan mencuci makanan tidak selamanya bermanfaat dalam menyingkirkan kuman. Terbukti, mencuci daging ayam mentah justru berisiko menyebarkan bakteri yang terdapat pada daging ayam. Upayakan untuk memasak makanan Anda dengan sempurna karena ini adalah cara yang paling efektif.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...