Skip to main content

SUBHANALLOH....!!! 4 JENIS HEWAN INI DILARANG OLEH RASULULLAH UNTUK DIBUNUH. PADAHAL SALAH SATUNYA SELALU ADA DI RUMAH KITA


Ada jutaan spesies hewan di dunia ini yang diciptakan oleh Allah SWT. Dan dari jutaan spesies itu pun dibagi menjadi beberapa golongan. Mulai dari yang berbahaya

hingga yang tidak berbahaya sama sekali bagi manusia.

Namun tahukah Anda sahabat muslimah, bahwa ada beberapa hewan di dunia ini yang sama sekali  tidak diperbolehkan untuk dibunuh. Hewan apa saja? Berikut informasinya yang dilansir dari Merdeka.com :


1.Semut

Hewan pertama yang dilarang dibunuh oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam adalah semut. Hewan kecil ini merupakan bala tentara Allah SWT.

Abu Zuhair an Numairi radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:

“Janganlah kalian membunuh semut, karena semut itu salah satu bala tentara Allah yang terbesar”. (ash Shahihah no. 2428, Hadits Hasan).
Larangan ini hanya berlaku bagi semut-semut yang tidak menggangu. Namun jika semut tersebut masuk ke dalam kategori yang membahayakan, maka Rasulullah memperkenankan kita untuk membunuhnya. Namun dengan catatan, tidak membunuh dengan cara yang buruk. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.

“Salah seekor semut pernah menggigit salah seorang nabi, lalu nabi tersebut memerintahkan untuk mendatangi sarang semut dan membakarnya. Tapi Allah kemudian menurunkan wahyu kepadanya: ‘Apakah


hanya karena seekor semut menggigitmu lantas kamu membinasakan satu umat yang selalu bertasbih?’ [HR. Muslim]


2.Lebah

Lebah memang salah satu hewan yang cukup membahayakan bagi manusia. Namun hal ini juga tidak akan terjadi apabila tidak diganggu. Dan seperti yang kita ketahui, bahwa lebah menghasilkan madu yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Untuk itu, Rasulullah melarang manusia untuk membunuhnya. Dalam firmannya, Allah Subhanahuwata’ala mengatakan :

“Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan.” [QS. An Nahl : 69]

3.Burung Hud-Hud

Burung Hud merupakan salah satu burung yang termaktub dalam kita suci Al-Qur’an. Hud-hud merupakan sejenis burung pelatuk yang sangat terkenal dalam kisah Nabi Sulaiman AS. Di mana burung Hud-hud menjadi utusan Nabi Sulaiman untuk menyampaikan surat kepada Ratu Bilqis.

Burung Hud-hud juga satu-satunya burung yang pernah berbicara dengan Nabi Sulaiman AS. Allah SWT berfirman yang artinya :

“Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini, Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar.” [QS. An Naml : 22-23]

4.Burung Shurad


Hewan terakhir adalah burung Shurad. Burung ini memiliki ciri-ciri seperti berkepala besar dan berparuh besar, serta memiliki perut berwarna putih dan punggung yang berwarna hijau. Hewan ini memang jarang atau bahkan sama sekali tidak pernah kita jumpai.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...