Skip to main content

Mau Tahu Rahasia Menjadi Ibu Super


Bagaimana mereka bisa melakukan itu?.

Mungkin sering timbul pertanyaan dalam diri kita, mengapa orang lain bisa menjadi seorang ibu yang super. Ibu yang super mampu menjalani tanggung jawab di kantor, anak-anak, dan suami tanpa merasa lelah.

Bahkan kadang-kadang mereka masih punya waktu untuk menjadi tuan rumah acara makan malam di rumah, membuat kue kecil, bahkan menjadi relawan bagi berbagai acara amal. Sheknows.com memberikan 5 rahasia untuk menjadi seorang ibu yang super:

1. Cukup Tidur

Mungkin Anda berpikir memanfaatkan waktu tidur siang untuk menyelesaikan tugas di sekitar rumah. Sebaiknya Anda tidak melakukannya jika selalu merasa lelah. Luangkan waktu sejenak bersama anak-anak saat tidur siang atau berendam di kamar mandi dan bersantai. Ibu yang memiliki cukup waktu istirahat adalah ibu yang lebih produktif dan bahagia.

2. Jangan Takut Meminta Pertolongan

Hal terburuk yang bisa Anda lakukan adalah selalu berusaha menjadi segalanya bagi orang lain. Jangan pernah takut untuk meminta pertolongan dari orang lain jika Anda memerlukannya. Itu berarti meminta kepada suami melakukan belanja bulanan atau mengontrak seseorang untuk membersihkan rumah beberapa kali dalam sebulan.

Ibu akan mudah emosional jika batas emosi mereka menjadi tipis. Mengakui bahwa Anda membutuhkan sedikit pertolongan sekali-kali tidaklah menunjukkan kalau Anda lemah. Tapi jangan memperbesar masalah kecil juga. Menjadi seorang perfeksionis itu bagus, tapi membiarkan debu tidak tersedot sampai akhir pekan atau mengantar anak ke sekolah dengan menggunakan celana yang sama dengan yang dipakai kemarin juga tidak masalah.

3. Tetap Terjadwal

Setiap keluarga harus punya kalendar yang memuat semua janji penting, acara sekolah, janji dengan dokter, latihan olahraga, dan sebagainya. Anda mungkin perlu menempatkan kalendar besar di dinding atau menggunakan kalendar online atau menempatkan papan tulis di ruang makan keluarga.

Jangan sampai anak Anda menjadi tidak memiliki jadwal yang teratur atau malah berlebihan. Batasi anak dalam berolahraga, pelajaran, atau aktivitas ekstrakurikuler lainnya. Mereka tidak perlu bergabung dengan semuanya. Jika sampai anak dan orangtua memiliki jadwal yang berlebih, mereka akan berakhir dengan stres dan membenci satu sama lain. Kenali batasan keluarga Anda.

4. Pergi Berkencan dengan Suami

Ibu yang super jangan pernah kehilangan ikatan dengan suami atau pasangannya. Rencanakan kencan di malam hari sekali dalam sebulan, sehingga Anda berdua bisa menikmati waktu untuk orang dewasa dengan pasangan Anda, bebas interupsi, popok, atau acara anak-anak. Atur jadwal di kalender dan tepati.

5. Santai

Ibu juga perlu bersantai. Berikan anak-anak cukup kebebasan untuk mengenal siapa mereka dan punya cukup ikatan untuk menjauhi mereka membuat masalah yang bisa membuat mereka menyesal nantinya. Jadilah penggemar terbaik mereka. Mereka sudah cukup mendapat kritikan dari orang lain. Selain itu, cintai mereka dengan sangat dan tersuarakan.

Orang tua harus menyampaikan pesannya dengan keras dan jelas tentang fleksibilitas dan kebebasan. Struktur yang kuat itu sangat penting, tapi juga penting kalau hidup anak Anda tidak terlalu terstruktur. Anda harus memberikan sedikit ruang untuk membuat mereka menjadi santai dan menjelajahi pengalaman baru.

Ini tip , selamat mencoba ibu



Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...