Skip to main content

TERAPI KEKINIAN...!!! Mencegah lebih dini Agar Anak Terhindar Dari Obesitas


Obesitas pada anak tentu bisa dicegah. Spesialis Anak RSUD dr Soetomo Surabaya dr Meta Hanindita SpA mengatakan, secara garis besar ada international campaign yang sedang hits dipopulerkan buat meningkatkan public awareness, namanya 5-2-1-0.


Pertama,  5: Aim for 5 fruits and vegetables every day atau makan lima buah dan sayuran setiap hari. 

Kedua yaitu 2: keep recreational screen time to 2 hours or less every day atau membatasi nonton tv atau bermain gadget maksimal dua jam setiap hari.

 Ketiga, 1: include at least 1 hour or more of active play every day yang artinya minimal satu jam bermain yang melibatkan olah gerak bisa di dalam atau luar rumah.

 Terakhir, 0: skip sugar sweetened beverages, drink more water every day yang dimana lebih baik mengganti gula atau pemanis buatan dan minim lebih banyak air setiap hari.

Tapi yang lebih spesifik sesuai usia, berdasar rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia untuk bayi 0-12 bulan, Meta menyebut sebaiknya orang tua mendorong pemberian ASI eksklusif sampai usia enam bulan dan meneruskan pemberian ASI sampai usia 12 bulan.

Dan sesudahnya setelah pengenalan makan padat dimulai, orangtua harus tetap menawarkan makanan baru secara berulang. Serta menghindari minuman manis dan makanan selingan (french fries dan potato chips), tidak meletakkan televisi di dalam kamar tidur anak.

Sedangkan, pada anak berusia 12-24 bulan, strategi pencegahan obesitas yang dianjurkan adalah menghindari minuman manis, konsumsi jus dan susu yang berlebih. Konsumsi susu lebih dari 480-720 mL/hari dapat menambah energi ekstra atau menggantikan nutrien lainnya.

Kedua, makan bersama di meja makan dengan anggota keluarga lainnya sebanyak 3 kali sehari dan televisi dimatikan selama proses makan bersama. ’’Keluarga juga jangan membatasi jumlah makanan dan selingan yang dikonsumsi anak, tetapi memastikan bahwa semua makanan yang tersedia sehat serta cukup buah dan sayuran,’’ imbuh Meta.

Selingan dapat diberikan sebanyak dua kali, dan orangtua hanya menawarkan air putih bila anak haus diantara selingan dan makan padat.

Kemudian, anak harus mempunyai kesempatan bermain aktif, membatasi menonton televisi atau DVD, serta tidak meletakkan televisi di dalam kamar tidur anak. Meta menekankan, orangtua dapat menjadi model untuk membantu anak belajar lebih selektif dan sehat terhadap makanan yang dikonsumsi.

Orangtua harus berperan aktif dalam pendidikan media anak dengan menemani anak saat menonton program televisi dan mendiskusikan acara tersebut dengan anak.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...