Skip to main content

Harus kenali sejak dini Bunda, Gejala dan penyebab Vertigo pada wanita



kadang disepelekan sebagai sakit kepala biasa. Vertigo memang merupakan sakit kepala yang amat sangat yang diderita seseorang karena beberapa penyebab. Penyebab vertigo sendiri berkaitan dengan sakit kepala dan keadaaan psikologis seseorang. Penyakit ini bukan berarti penyakit yang bisa diremehkan karena vertigo dapat memicu penyakit lainnya yang lebih perlu diwaspadai. Kali ini pembahasan kita adalah penyebab vertigo yang harus ditangani sejak dini supaya kita dapat terbebas dari serangan vertigo yang mungkin saja bisa mengancam kita setiap saaat.

Vertigo sendiri bukan merupakan penyakit, vertigo adalah gejala suatu penyakit. Maka dari itu sangat penting untuk kita tahu penyebab vertigo itu sendiri untuk mencegah terjadinya penyakit lain yang mungkin membahayakan. Vertigo adalah rasa sakit kepala yang luar biasa yang membuat penderitanya merasa seluruh sekelilingnya berputar-putar. Pandangannya menjadi berkunang-kunang hingga ia tidak mampu melakukan aktivitas apapun. Rasa sakit kepala yang hebat ini kadang disertai rasa mual dan ingin muntah. Penyebab vertigo dapat diatasi dengan meminum obat baik herbal maupun non-herbal. Vertigo sekali lagi bukan penyakit, namun gejala suatu penyakit. Jadi kita harus menanggulangi vertigo sedini mungkin untuk bisa mendeteksi kemungkinan adanya penyakit lain.

kita tahu sebagai salah satu jenis sakit kepala di mana vertigo ini adalah kata Yunani yang artinya adalah memutar. Penderita vertigo ini biasanya akan sangat menderita dibandingkan dengan sakit kepala biasa dan bahkan lebih dari migrain. Bahkan saking seriusnya, penderita bisa saja terhuyung dan jatuh karena rasanya seperti tubuh sedang diputar-putar.


Kalau Anda pernah naik roller-coaster atau jenis atraksi di taman bermain yang modelnya berputar-putar, sensasi pusing dari vertigo adalah seperti itu. Kita pun akan sulit untuk mengendalikannya dan oleh karena itu kita bakal sulit untuk berdiri dan berjalan seperti normalnya. Penyebab vertigo bisa cukup beragam, seperti kurang tidur, asam lambung naik, atau posisi yang dari jongkok kemudian berdiri tiba-tiba.

Tak hanya dari faktor-faktor tersebut, faktor usia di mana seseorang makin tua dan juga stres dengan tekanan hidup juga bisa menyebabkan vertigo mudah muncul. Sebelum mengobati, tentu Anda juga perlu mengetahui apa saja gejala awal dari vertigo supaya bisa cepat ditangani.

1. Tidak Seimbang

Gejala paling awal yang timbul menandai kondisi vertigo adalah tubuh yang tidak seimbang atau kehilangan keseimbangan. Kalau biasanya Anda akan mudah untuk berdiri dan berjalan normal, maka pada kondisi ini Anda justru akan merasa sulit untuk berdiri dan mudah oleng. Berdiri saja sulit maka untuk berjalan pun juga susah dan tak seimbang.

Bila Anda pernah melihat seseorang dengan kondisi sempoyongan karena mabuk, maka seperti itulah kira-kira gejala awal pada penderita vertigo. Akibat keseimbangan yang menurun atau hilang, maka akan menjadi sebuah tantangan hanya untuk berdiri dan berjalan sebentar saja.

2. Mudah Jatuh

Karena kehilangan atau penurunan keseimbangan tubuh, seseorang dengan vertigo awal akan mengalami mudah jatuh. Saat dari posisi duduk hendak berdiri pun rasanya akan seperti terhuyung dan tak bisa untuk berdiri tegak. Anda paksakan untuk berjalan pun tidak akan jadi karena juga akan lebih menderita karena berdiri saja sulit menyeimbangkan tubuh.


3. Rasa Pusing yang Sulit Digambarkan

Kondisi ini seperti yang sudah disebutkan di atas, yakni keadaan di mana rasa pusing yang melanda adalah seperti ketika naik roller-coaster tapi berefek lama. Kalau setelah turun dari roller-coaster kita akan merasa lebih baik, maka pada kondisi vertigo rasa berputar-putar di kepala terus terjadi.

Kondisi seperti ini agaknya lebih sulit untuk digambarkan dan bahkan kalaupun dibilang seperti melayang pun sebenarnya lebih dari itu. Hanya saja kalau di gejala awal, maka kondisi ini sebetulnya masih termasuk ringan karena penderita masih bisa duduk.

4. Sulit Membuka Mata

Pandangan kita juga akan terpengaruh oleh karena kehilangan keseimbangan dan rasa pusing seperti diputar-putar tersebut. Ketika pusing dan kehilangan keseimbangan mulai melanda, kita pun akan sulit untuk membuka mata dan melihat seperti biasanya. Saat membuka mata, yang ada justru kita akan melihat segala yang ada di sekitar kita terasa bergerak terus.

Keadaan ini hampir sama seperti saat kita naik atraksi beradrenalin tinggi di taman hiburan seperti roller-coaster. Meski tubuh kita sedang duduk dan diam, saat mata coba dibuka sekeliling kita seakan terus bergerak tanpa henti dan berputar-putar sehingga kita akan merasakan ketidaknyamanan yang sangat luar biasa.

5. Mual

Karena rasanya seperti tengah berada di kondisi perputaran, maka otomatis rasa mual bisa saja terjadi. Kalau pusing biasa saja terkadang mampu memicu rasa mual di perut, maka sebagai gejala awal vertigo pun mual berpotensi dialami oleh penderitanya. Ini disebabkan oleh rasa tak nyaman dengan sekeliling yang rasanya terus berputar-putar.

6. Muntah

Rata-rata gejala awal dari vertigo juga adalah muntah di mana muntah ini seringkali terjadi karena sebelumnya sudah merasakan mual. Kalau sekiranya rasa mual terjadi seperti memang akan muntah, maka Anda sebaiknya tak menahannya dan muntahkan saja. Setelah muntah memang belumlah terasa membaik, tapi setidaknya Anda akan menjadi lebih lega.

(Baca juga: makanan untuk penderita vertigo)

7. Berkeringat

Selain dari gejala-gejala tersebut, biasanya penderita juga akan berkeringat lebih di mana keringat yang keluar tidaklah seperti biasanya. Jenis keringat yang dialami adalah keringat dingin di mana kondisi ini mirip dengan kondisi saat seseorang mengalami demam. Hal ini bakal menyertai keadaan mual dan muntah pada umumnya.

8. Terlihat Pucat

Ketika seseorang mengalami pusing yang cukup serius dan juga disertai mual dan muntah, tentunya hal ini pun akan memengaruhi penampilan. Kulit penderita vertigo akan memucat ketika gejala-gejala awal lain yang sudah disebutkan terjadi padanya. Jika memang sudah sangat tidak nyaman, maka sebaiknya memang tidak dipaksakan untuk melakukan aktivitas apapun.

9. Gerakan Mata Tak Normal

Kondisi gerakan mata yang terlihat tidak seperti normalnya kerap disebut dengan nistagmus di mana ini terjadi akibat rasa pusing yang tak bisa dilukiskan tadi. Ini juga bisa terjadi sebagai tanda adanya kelainan fungsi telinga bagian dalam. Tak hanya itu, gerakan mata abnormal juga bisa saja menandakan bahwa bagian saraf yang ada kaitannya dengan otak mengalami kelainan.


Gerakan mata yang tidak normal ini adalah gerakan yang cepat dari atas ke bawah dan juga kanan ke kiri. Istilah dari kondisi ini adalah nistagmus dan supaya mampu terdeteksi sebagai tanda atau gejala awal vertigo, maka penderita perlu menggerakan kepala secara tiba-tiba. Atau, bisa juga menggunakan cara meneteskan air dingin ke lubang telinga penderita.

(Baca juga: kebiasaan buruk penyebab vertigo)

Metode Diagnosa

Setelah mengenali sejumlah gejala vertigo dan setelah sering sakit kepala terjadi pada Anda, maka untuk benar-benar memastikan dan mendapatkan penanganan yang tepat Anda perlu menempuh jalur diagnosa. Ada beberapa metode pemeriksaan yang perlu ditempuh, seperti:

Pemeriksaan THT supaya dapat mengetahui apakah vertigo disebabkan oleh gangguan pendengaran.

Pemeriksaan Nistagmus supaya terdeteksi ada tidaknya gangguan yang terjadi di organ yang mengendalikan keseimbangan tubuh.

Pemeriksaan kalorik di mana tes ini dilakukan dengan memakai air dingin atau hangat dan bakal dituangkan ke dalam telinga pasien.

Pemeriksaan keseimbangan di mana tes ini mampu membantu pembangunan rencana rehabilitasi.

Pemindaian kepala yakni dengan metode MRI/CT scan untuk memeriksa bagian kepala supaya bisa diketahui penyebab vertigo. Ini karena vertigo dapat terjadi karena adanya tumor jinak atau yang dinamakan dengan neuroma akustik.

Diharapkan penderita setelah mengalami gejala awal vertigo langsung mengonsultasikan ke dokter, khususnya kalau gejala-gejala tersebut masih terus ada hingga beberapa hari. Pemeriksaan atau diagnosa akan dilakukan dan barulah dokter baru bisa memberikan penanganan yang tepat untuk menyembuhkan vertigo Anda.

Penyebab vertigo pun bermacam-macam. Kadang vertigo terjadi karena seseorang kurang tidur atau terlalu banyak beraktivitas hingga membuatnya kelelahan. Vertigo bisa dikarenakan karena keadaan psikologis seseorang yang cenderung labil dan tidak bisa dikendalikan. Rasa sakit kepala pada vertigo muncul dan akan menganggu aktivitas kita sehari-hari sehingga apapun yang kita lakukan tidak bisa maksimal. Hal ini pun dapat memicu ketidakseimbangan psikologis seseorang sehingga vertigonya kambuh.


Penanganannya yang bisa dilakukan sedini mungkin untuk mengatasi vertigo adalah meminum obat. Namun pola hidup yang perlu diperbaiki itu menjadi kunci dari kesembuhan. Kita harus cukup istirahat dan cukup bekerja agar keseimbangan kesehatan tubuh kita tetap terjaga. Vertigo ditilik dari segi psikologis merupakan keadaan dimana seseorang merasakan stress berat sehingga menyerang vertigo. Untuk itu kita harus mengatur pola emosional dan pola hidup kita seseimbang mungkin. Apabila kita dapat mengatur keseimbangan tersebut, kita pun dapat hidup dalam gaya hidup yang sehat.

Semoga bermangfaat

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...