Skip to main content

6 Tips Mengatasi Anak Susah Makan


Bagi setiap orang tua, kesehatan anak tentunya menjadi hal yang paling diprioritaskan. Dan supaya anak tetap sehat, asupan nutrisinya harus terjaga dengan baik. Pasalnya, usia 1-5 tahun merupakan periode emas anak, yaitu pertumbuhan dan perkembangannya terjadi sangat pesat. Jika asupan nutrisinya tidak cukup dan tidak berkualitas, maka lama-kelamaan proses tumbuh-kembangnya tidak akan berjalan dengan baik, dan ia pun rentan terserang penyakit. Tidak mau kan kalau tumbuh-kembang si Kecil menjadi terhambat?
Baca Juga: 6 Buah Untuk Anak Yang Bermanfaat

Nah, bagi para orang tua yang sedang berhadapan dengan si Kecil yang susah makan, yuk simak beberapa tipsnya di bawah ini!
Coba sajikan makanan yang lebih bervariasi dalam porsi kecil
Jika Si Kecil malas makan, jangan langsung menyalahkan dirinya. Mungkin saja ia malas makan karena makanan yang Mums sajikan terlalu banyak dan tidak sesuai dengan kesukaannya. Cobalah untuk menyajikan makanan lebih bervariasi dan yang sesuai dengan kesukaannya. Selain itu, jangan paksa ia untuk mengonsumsi makanan dalam porsi besar. Biarkan ia mengonsumsi makanannya dalam porsi kecil dulu. Kalau ternyata si Kecil berhasil menghabiskannya dan merasa masih kurang, Mums bisa menambahkannya lagi.
Jangan memaksa
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dibanding Mums memaksa si Kecil untuk selalu menghabiskan makanan yang tidak ia sukai, lebih baik Mums bersikap lebih tenang dan melakukan pendekatan dengannya. Tanyakan kepada si Kecil mengapa ia tidak mau makan, lalu coba berikan alternatif lain. Memaksa si Kecil untuk menghabiskan makanan yang tidak disukainya hanya akan meninggalkan trauma tentang makanan di benaknya.
Biasakan pola makan yang teratur
Tidak ada salahnya bagi Mums untuk membiasakan si Kecil dengan pola makan yang teratur sejak sekarang. Sajikan makanan dan camilan pada waktu yang sama setiap harinya. Meski sesekali ia masih menolak menyantap makanan atau camilan yang Mums sajikan, namun lama-kelamaan ia akan mengerti bahwa pada waktu tertentu pasti akan tersedia makanan di meja. Dengan begitu, ketika lapar atau ingin makan, ia akan bilang pada Mums atau mengambil sendiri sesuai seleranya.
Jadikan waktu makan menjadi saat yang menyenangkan
Selain tidak memaksa, penting bagi Mums untuk mencari cara lain agar anak lebih bersemangat untuk makan. Mums bisa saja mengajak teman-teman si Kecil untuk makan bersama di rumah. Dengan mengajak teman-temannya, maka dijamin waktu makan si Kecil akan sangat menyenangkan, Ia pun akan merasa lebih bersemangat saat makan.
Batasi pemberian minuman di sela-sela waktu makan
Minuman rendah lemak atau jus buah segar sebenarnya memang penting untuk kesehatan si Kecil. Namun bila ia terlalu banyak minum, maka kemungkinan perutnya tidak akan cukup untuk menampung makanan yang Mums buatkan untuknya. Jadi batasi pemberian minuman lain, terutama ketika dekat dengan waktu makan.
Berikan suplemen penambah nafsu makan
Tidak ada salahnya lho Mums jika ingin meningkatkan nafsu makan si Kecil dengan banrtuan suplemen penambah nafsu makan. Namun, tetap perhatikan suplemen yang akan Mums berikan, ya. Pilihlah suplemen yang memang mengandung bahan-bahan herbal alami. Selain itu, pastikan juga jika suplemen penambah nafsu makan yang Mums berikan memiliki kandungan yang berguna bagi tumbuh kembang si Kecil, seperti lisin (bahan baku pembentuk protein), multivitamin (vitamin A, B Kompleks, dan C untuk daya tahan tubuh), serta curcuminoid (senyawa yang berasal dari pati tanaman temu lawak). Berikan suplemen penambah nafsu makan pada si Kecil sebanyak 1-2 takar setiap hari. Selain dapat meningkatkan nafsu makannya, pemberian suplemen juga dapat berguna untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Oh ya, jangan takut si Kecil tidak akan menyukai rasa dan aroma dari suplemen penambah nafsu makan. Sebab, sudah ada suplemen penambah nafsu makan berbahan herbal yang memiliki rasa dan aroma buah-buahan.
Baca Juga: MPASI Sehat untuk Anak

Menjaga kesehatan Si Kecil dan membuatnya tetap aktif adalah tanggung jawab dari setiap orang tua. Dan salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan memastikan bahwa ia mengonsumsi makanan sehat dan bergizi secara teratur ya, Mums.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...