Skip to main content

Jika Anak Anda Demam, Berhentilah Mengompres dengan Air Dingin, Karena...

Saat anak demam memang membuat tidak tenang. Anak menjadi rewel dan sedikit merepotkan. Demam juga membuat anak susah tidur, karena merasa tidak nyaman. Ada banyak penyebab demam diantaranya karena flu, imunisasi, dan tumbuh gigi. Ada banyak cara untuk mengurangi demam, salah satunya dengan cara mengompres.

Jika Bunda selama ini mengompres anak dengan air dingin sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini. Mengompres anak yang tepat adalah dengan air hangat. Air hangat efektif menurunkan suhu tubuh pada anak. Dengan mengompres air hangat, maka pusat suhu tubuh akan menerima informasi bahwa suhu di sekitar tubuh sedang hangat. Maka tubuh akan secara otomatis menurunkan suhunya.

Mengompres yang benar adalah di lipatan tubuh bukan di dahi. Jadi letakkan kompres pada ketiak dan lipatan paha. Hal ini karena lipatan tubuh dilewati oleh pembuluh darah besar, yang berfungsi untuk memberi informasi kepada otak untuk menurunkan suhu tubuh. Sehingga demam pun hilang.


Setelah mengompres, keringkan bagian tubuh yang basah dengan handuk kering. Kenakan kembali bajunya. Jika baju mulai basah karena keringat, sebaiknya ganti baju anak dengan baju yang kering dan bersih. Hal ini membantu anak tetap nyaman dan demam segera hilang.

Saat demam selera makan pun biasanya menurun. Untuk meningkatkan selera makan, buatkan sup ayam hangat. Sup yang enak dan hangat akan menghangatkan pencernaannya dan membuat nyaman. Sehingga selera makannya pun dapat segera pulih.

Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa untuk mengganti kompres anak dengan air hangat alih-alih air dingin.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...