Skip to main content

Anus Gatal Dapat Diatasi Melalui Perawatan Di Rumah


Pada dasarnya, anus gatal adalah kondisi yang umum terjadi dan faktanya lebih banyak dialami oleh kaum pria. Banyak faktor yang memicu rasa gatal di area tersebut, misalnya efek penggunaan antibiotik, keringat berlebih, mengidap diabetes tipe 1 dan/atau diabetes tipe 2, faktor makanan yang dikonsumsi, kondisi kulit yang sedang tidak sehat, atau tinja yang menempel pada celana dalam.


Area anus yang terasa gatal bisa terlihat memerah dan terasa perih. Tingkatan rasa gatal yang muncul akan bervariasi pada tiap orang. Ada yang rasa gatalnya dapat ditahan, namun ada juga yang sangat gatal, tergantung kepada penyebabnya. Waspada, rasa gatal yang membuat Anda ingin menggaruknya terus menerus berisiko membuat permukaan kulit teriritasi.

anus gatal - alodokter

Perawatan Anus Gatal Dapat Dilakukan di Rumah
Saat Anda mengalami anus gatal, perawatan masih bisa dilakukan di rumah. Jika penyebab anus gatal adalah karena faktor kebersihan, maka pastikan area anus Anda selalu dalam keadaan bersih. Bersihkan area anus dengan menggunakan tisu basah, lap yang sudah dibasahi dengan air hangat, atau kapas yang sudah dibasahi. Usap area anus perlahan-lahan agar tidak terjadi iritasi.

Jika anus gatal disebabkan oleh keringat berlebihan, hindari mengenakan pakaian yang ketat. Utamakan pakaian berbahan katun yang bersifat menyerap keringat dan tidak memakai pakaian dari bahan sintetis. Selalu keringkan anus dan bagian di sekitarnya setelah selesai mandi. Anda bisa juga menaburkan bedak pada bagian kulit yang gatal agar tidak lembap. Sebelum diaplikasikan, pastikan agar daerah anus benar-benar kering.

Gunakan obat oles untuk mencegah iritasi

Sebagai bentuk perawatan menggunakan obat-obatan, Anda dapat mengolesi area anus gatal dengan krim, salep, atau losion yang mengandung 1 persen hydrocortisone. Perhatikan, jangan menggunakan krim hydrocortisone lebih dari tujuh hari. Pada kondisi yang lebih parah, gunakan krim ini maksimal sepuluh hari. Selain itu, hindari menggunakan krim yang mengandung antihistamin. Karena itu, jangan sungkan untuk berkonsultasi dahulu kepada dokter untuk mendapatkan salep, krim, atau losion yang tepat.

Anda juga perlu berhati-hati menggunakan krim atau salep pada anak-anak di bawah usia 12 tahun. Jangan pernah mengoleskan krim atau salep di daerah anus atau vagina pada anak-anak seusia mereka.

Bagaimana Cara Mengurangi Rasa Gatal?
Agar rasa gatal terasa berkurang, beberapa tips berikut dapat Anda ikuti:

Menggaruk akan membuat kulit terasa makin gatal. Karenanya, tahan keinginan Anda menggaruk daerah tersebut. Dengan demikian, Anda telah memutus siklus rasa gatal. Sebagai langkah pencegahan tambahan,
gunting kuku Anda hingga pendek agar kulit tidak teriritasi ketika Anda tidak sengaja menggaruknya pada saat sedang tidur.
Minum obat oral antihistamin pada malam hari untuk mengurangi rasa gatal di malam hari. Namun, hindari memberikan antihistamin pada anak-anak jika belum berkonsultasi kepada dokter.
Mandi sehari tiga kali menggunakan air hangat. Gunakan air hangat juga untuk membasuh tiap kali setelah buang air besar. Setelah itu, keringkan dengan baik memakai handuk lembut atau hair dryer dengan suhu rendah.
Kelola stres dengan baik sebab sebagian orang cenderung mengalami gatal-gatal pada kulit apabila sedang stres atau cemas.
Hindari makanan yang dapat meningkatkan rasa gatal, seperti cokelat, vitamin C yang terlalu banyak, tomat, dan makanan pedas. Untuk sementara, hindari meminum teh, kopi, cola, dan minuman beralkohol.
Pada intinya, perawatan anus gatal di rumah akan tergantung kepada penyebab. Anda disarankan untuk mencari tahu dahulu mengenai penyebab utamanya, barulah mengambil langkah perawatan. Jika kondisi ini tidak juga membaik, maka sudah saatnya Anda menghubungi dokter.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...