Skip to main content

PRIHATIN..!! Buat Semua Orang Tua. Ini lah 14 Pengaruh Buruk Handphone Terhadap Kesehatan Anak. No 8 Sangat Berbahaya Buat Masa Depannya..!


Teknologi memang menawarkan kemudahan dalam beraktifitas, salah satunya gadget. Gadget merupakan bentuk kemajuan dari suatu zaman yang tidak bisa dihindari. Di era modern ini, gadget tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Bukan hanya untuk orang dewasa, tetapi anak-anak pun kini sulit untuk dipisahkan dari gadget. Dengan gadget, anak-anak dapat duduk dengan tenang tanpa merepotkan orang tuanya. Hal ini membuat anak-anak jadi terbiasa menghabiskan waktunya seharian dengan iPad, ponsel, TV, video game dan teknologi gadget lainnya. Sebagian besar orang tua memberikan gadget pada anak mereka sebagai opsi permainan yang dipilih karena mempunyai nilai praktis. Semakin mudah dan murahnya harga gadget baru, juga mempengaruhi keinginan banyak orang untuk memberikan gadget pada anak mereka.

Sekarang ini, penggunaan ponsel pintar, tablet, dan perangkat game elektronik sudah dimulai sejak usia sangat dini. Hal tersebut dapat membuat anak-anak menjadi sangat bergantung pada gadget. Ketergantungan akan gadget bisa memberikan efek negatif. Para ahli kesehatan anak menekankan anak usia 0-2 tahun tidak diperbolehkan terpapar gadget. Anak 3-5 tahun dibatasi satu jam per hari dan  anak 6-18 tahun dibatasi dua jam. Tapi faktanya, anak-anak justru menggunakan gadget 4 hingga 5 kali lebih banyak dari intensitas yang dianjurkan. Bermain gadget dalam durasi yang panjang dan dilakukan setiap hari secara terus-menerus dapat membuat anak berkembang menjadi pribadi yang antisosial. Hal ini terjadi karena anak tidak diperkenalkan untuk bersosialisasi dengan orang lain.
Kecanduan akan gadget dapat membuat anak menjadi lebih agresif dan sulit dikendalikan. Orang tua menjadi diabaikan ketika memerintah sesuatu pada anak karena anak hanya berfokus pada gadget. Penggunaan gadget juga akan berdampak pada pertumbuhan otak. Balita yang otaknya terlalu di ekspos dengan gadget cenderung mengalami penundaan kognitif, peningkatan impulsif dan penurunan kemampuan untuk mengatur diri sendiri. Perkembangan otak awal ditentukan oleh rangsangan alam dan lingkungan. Rangsangan yang berasal dari gadget akan berhubungan dengan fungsi eksekutif dan defisit perhatian, gangguan kognitif, kesulitan dalam belajar, peningkatan impulsif dan menurunkan kemampuan dalam mengendalikan diri.


Penguunaan gadget berlebihan juga akan berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Jika anak ketergantungan dengan gadget, maka mereka akan sangat sulit menangkap pelajaran di sekolah. Karena apa yanga ada dipikiran mereka sebagian besar hanya tertuju pada gadget. Banyak yang beranggapan bahwa gadget adalah salah satu sarana edukasi yang efektif. Namun, para ahli berpendapat bahwa edukasi yang berasal dari gadget tidak bersifat tahan lama dan berkelanjutan dalam memori anak. Karena bagaimanapun juga, sumber edukasi yang baik untuk otak adalah alam dan lingkungan.


Gagdet tidak hanya berdampak buruk pada anak-anak saja, melainkan orang dewaja juga. Risiko-risiko menggunakan gadget perlu untuk diwaspadai bagi siapapun terlebih pada anak – anak.  Karena itu, orangtua harus bersikap lebih bijak dalam hal ini. Orang tua sebaiknya lebih memperhatikan anak agar tidak ketergantungan dengan gadget

1. Susah tidur

Dampak buruk smartphone yang pertama adalah bisa bikin susah tidur, karena hampir semua layar gadget mengeluarkan yang namanya blue light yang menyerupai cahaya pada siang hari. Cahaya tersebut dapat mengirimkan sinyal yang salah pada otak anak dan bisa membingungkan bagi tubuh manusia. Jadi apabila pada malam hari anak jadi susah tidur, disarankan untuk memberlakukan kegiatan tanpa gadget dirumah Anda 1-3 jam sebelum tidur dan mengganti dengan membaca buku bersama-sama, atau menceritakan dongeng-dongeng yang bermanfaat bagi mereka.



 2. Kurang gerak

Sudah menjadi kebiasaan seorang anak untuk terus bergerak, lari-larian, melompat, menari dan bermain untuk membatu pertumbuhan fisik yang sehat dan juga kuat. Namun anak-anak sekarang terlalu nyaman bermain gadget yang sudah pasti hanya duduk diam, dan ini tentu memiliki dampak buruk bagi anak. Jika hal tersebut terlalu sering terjadi, maka bisa saja anak jadi obesitas. Oleh karena itu disarankan untuk para orang tua modern sekarang ini agar lebih sering membawa anak-anak untuk melakukan aktivitas fisik seperti bermain bola, berenang, main sepeda, atau kegiatan lain yang membuat mereka banyak bergerak.

3. Gangguan pada mata

Terlalu sering menatap layar dianggap bisa menyebabkan mata jadi buram, kering dan bahkan jadi sering sakit kepala. Walaupun belum ada laporan resmi untuk kerusakan mata tersebut. Orang tua disarankan untuk mengajarkan anak untuk menjaga jarak pandang antara mata dan juga layar, selain itu atur tingkat terang dan gelapnya, jangan terlalu terang, dan suruh anak untuk beristirahat setiap 10 – 20 menit sekali.

4. Nyeri / Sakit

Terlalu lama bermain smartphone bisa menyebabkan sakit pada beberapa bagian tubuh, seperti pada bahu, leher, punggung, tangan dan jari. Ajarkan anak untuk sering beristirahat dan ajarkan juga mereka posisi duduk yang baik dan posisi gadget jangan sampai lebih tinggi dari mata. Hal ini untuk mengurangi dampak leher terlalu lama mendongak. Anda bisa baca tulisan kita sebelumnya tentang posisi duduk yang baik saat main komputer.

5. Konsentrasi jadi pendek

Terlalu lama dalam menggunakan gadget ternyata dapat membuat seseorang sulit untuk berkonsentrasi dalam jangka waktu lama pada sesuatu. Oleh karena itu, orang tua diasarankan untuk berlatih berbagai hal untuk bisa membuat anak menjadi tenang tanpa harus memanfaatkan gadget. Hal ini demi kesehatan dan juga masa depan anak tercinta lho.

6. Kemampuan bersosialisasi berkurang

Pengguna gadget tetap mampu untuk bersosialisasi dengan melakukan hubungan melalui berbagai aplikasi yang ada. Namun anak-anak juga perlu untuk memiliki kemampuan membaca emosi orang lain, caranya tentu dengan melakukan interaksi langsung dengan bertatap muka. Itu sebabnya, pembatasan waktu dalam penggunaan gadget adalah jalan keluar terbaiknya.

7. Rasa cemas yang berlebihan

Apabila anak Anda sudah cukup besar, waspadai kegiatan mereka di sosial media. Karena disitu ada banyak sekali yang bisa mereka lihat, bahkan hal-hal yang buruk. Salah satunya adalah, kemungkinan mereka yang cenderung jadi membandingkan dirinya dengan teman-teman yang mereka lihat di sosial media, atau bahkan mereka sangat sibuk berusaha untuk membuat orang lain memberikan like atau komentar. Tentu sangat disayangkan sekali jika energi mereka hanya dihabiskan untuk hal tersebut. Oleh sebab itu, peran orang tua untuk mengawasi anak di sosial media jadi sangat penting, lakukan diskusi dengan anak tentang cara-cara bersosial media, seperti bagaimana menanggapi apa yang dilihatnya, jangan sampai terlalu berlebihan merespon, jangan juga sampai mengejek orang lain, atau bahkan menghakimi temannya yang akhirnya bisa menimbulkan masalah dalam hubungan pertemanannya.

Ada baiknya membaca pembahasan kita sebelumnya tentang beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum posting di sosial media,

8. Gangguan mental

Rasanya seperti tidak mungkin anak-anak yang masih berusia sangat dini bisa mengalami gangguan kejiwaan. Tapi, sejumlah studi menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan dapat berpotensi menjadi penyebab tingkat depresi pada anak, kurang konsentrasi, kecemasan, autisme, bipolar, serta perilaku bermasalah lainnya.

10. Perilaku agresif

Media komunikasi yang sekarang makin tidak terkontrol terkadang menyuguhkan aksi kekerasan yang dapat menyebabkan anak menjadi lebih agresif. Ditambah kini banyak media maupun video game yang menampilkan perilaku-perilaku tindak kekerasan fisik dan seksual. Amerika Serikat sendiri bahkan memasukkan bentuk kekerasan dalam media sebagai sebuah risiko kesehatan masyarakat karena pengaruh negatifnya terhadap anak-anak.

11. Jadi pelupa

Bermacam bentuk teknologi media saat ini memproses informasi dengan sangat cepat. Akibatnya, anak terlalu cepat dalam memproses informasi, mereka malah cenderung jadi kurang bisa berkonsentrasi serta daya ingatnya menurun. Apanila anak-anak tidak bisa berkonsentrasi, maka tentu efek sampingnya mereka akan mengalami berbagai kesulitan dalam belajar.

12. Jadi kecanduan

Orangtua yang terbiasa hidup dengan gadget, seringa kali membuat anak merasa tidak diperhatikan dan bahkan asyik sendiri dengan smartphone atau tabletnya. Dampaknya, hal tersebut menjadi kebiasaan dan bisa menimbulkan kecanduan terhadap gadget. Penelitian Gentile menyebutkan, 1 dari 11 anak yang berusia antara 8-18 tahun kecanduan teknologi gadget.

13. Terkena radiasi

Telepon seluler serta berbagai teknologi nirkabel lainnya mengeluarkan radiasi yang bisa berbahaya untuk kesehatan. Anak-anak yang sering bermain dengan gadget bisa berisiko sering terpapar oleh radiasi tersebut. Padahal, sistem kekebalan tubuh dan otak mereka sedang dalam masa pertumbuhan. Sayang banget kan…

14. Tidak berkelanjutan

Anak-anak adalah masa depan kita, tapi tidak ada masa depan bagi anak-anak yang terlalu sering menggunakan teknologi canggih, demikian yang diungkapkan peneliti Cris Rowan. Menurutnya, sebuah edukasi yang berasal dari gadget tak akan bisa bertahan lama dalam ingatan anak-anak. Oleh sebab itu, pendekatan pendidikan melalui gadget tidak akan berkelanjutan bagi anak-anak tersebut, sehingga perlu untuk dibatasi.

Jadi mulai saat ini diharapkan orang tua sebaiknya jangan terlalu menganggap remeh temeh smartphone yang digunakan anak tercinta. Karena selain fungsi dan kegunaannya sangat banyak, penggunaan smartphone tanpa pengawasan dan tanpa panduan orang tua juga bisa merugikan anak itu sendiri.

Popular posts from this blog

Resep dan Cara Membuat Ikan Kembung Goreng Renyah Rumahan

Bahan Utama Ikan Kembung: 1 ekor ikan kembung 1 sendok teh air jeruk lemon Seujung sendok terh garam Secukupnya merica bubuk Minyak goreng secukupnya (untuk menggoreng ikan) Bumbu Ikan Kembung yang Dihaluskan: 3 siung Bawang putih 1/2 sdt Ketumbar bubuk 2 cm kunyit bakar Bahan Pelengkap Ikan Kembung Goreng: Lalapan (timun, daun selada, kemangi, tomat) Sambal terasi goreng (sambal mentah) Kerupuk Nasi putih pulen Cara Membuat Ikan Kembung Goreng Renyah Rumahan yang Sederhana Namun Enak, Gurih dan Spesial Cara Membersihkan Ikan Kembung Sebelum Dimasak: Pertama setelah anda membeli ikan kembung dari pasar atau warung, biasanya ikan dikemas dalam plastik dengan kondisi yang sudah dibersihkan. Namun demikian, meskipun ikan telah dibersihkan belum tentu bagian ikan tersebut benar-benar bersih. Untuk itulah, penting sekali membersihkan ika kembung yang sudah anda beli dari pasar untuk memastikan bahwa ikan yang akan anda masak benar-benar bersih secara keseluruh...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

KHASIAT DAN MANFAAT BUAH PEPAYA BAGI KESEHATAN JANGKA PANJANG

Buah pepaya merupakan buah yang enak untuk dikonsumsi selain itu banyak sekali manfaat buah pepaya untuk kesehatan. Buah pepaya sendiri merupakan buah yang sangat mudah di jumpai di Indonesia. Bahkan banyak sekali yang memiliki pohon pepaya di pekarangan rumahnya. Maka tak heran jika hampir semua orang Indonesia pernah menikmati kesegaran buah yang satu ini. Hal itu tentunya tak terlepas dari pohon pepaya yang termasuk jenis pohon yang mudah dibudidayan di negara kita. Agar tidak melebar kemana-mana maka pada kesempatan ini pembahasan kita tentang buah pepaya ini hanya dalam lingkup manfaatnya saja. Mungkin bagi sebagian orang hanya memahami manfaat buah pepaya hanya sebatas buah dengan kandungan Vitamn A yang sangat tinggi. Namun ternyata perlu anda pahami bahwa pada buah pepaya banyak sekali kandungan-kandungan senyawa lainya yang tentunya kaya akan manfaat bagi kesehatan maupun obat. Berikut kandungan yang terdapat pada buah pepaya: Vitamin A (1.750 IU) Vitamin ...