Skip to main content

Buah Untuk Penderita Diabetes Yang Aman Dikonsumsi


Meski makanan bagi penderita diabetes kerap dibatasi, namun Anda jangan melewatkan untuk tetap mengonsumsi buah, ya. Meski memiliki rasa yang manis, beberapa buah seperti apel, stroberi, dan anggur, rupanya baik untuk penderita diabetes, lho.

Memang, orang dengan diabetes tipe 2 perlu membatasi asupan gula yang mereka konsumsi, meskipun itu adalah gula alami. Sebuah penelitan melihat adanya hubungan antara diabetes dan makan buah. Memakan buah-buahan, terutama blueberry, anggur, dan apel, secara signifikan mampu mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.


fruits for diabetic people

Penderita Diabetes Harus Membatasi Asupan Makanan

Penyakit diabetes adalah sejumlah penyakit yang melibatkan hormon insulin Anda. Diabetes dapat terjadi ketika pankreas memproduksi insulin dalam jumlah yang sangat sedikit atau tidak ada sama sekali. Atau ketika tubuh tidak mampu merespons insulin dengan tepat. Biasanya, pankreas (organ di belakang perut) melepaskan insulin untuk membantu tubuh menyimpan dan menggunakan gula dan lemak dari makanan yang Anda makan.

Ini Daftar Buah Bagi Penderita Diabetes

Kendati buah memiliki rasa yang manis, bukan berarti Anda harus menghindari untuk makan buah. Sebenarnya, kunci utama bagi Anda yang mengidap diabetes adalah mengawasi porsi makan Anda dan menjauhi diri untuk tidak mengonsumsi buah kalengan yang mengandung sirup dan gula tambahan. Berikut ini adalah daftar buah bagi penderita diabetes yang aman untuk dikonsumsi, di antaranya:

Anggur
Semua jenis anggur mengandung polifenol. Polifenol juga dikenal sebagai antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Kulit dan daging buah anggur mengandung banyak polifenol, dan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Anggur sangat baik untuk Anda, karena juga mengandung serat dan rendah kalori. Buah ini dipercaya dapat mengurangi risiko Anda terkena diabetes, stroke, kanker, dan obesitas. Namun, Anda tetap harus mengontrol porsi yang Anda makan.
Beri
Jika Anda menyukai buah stroberi, blueberry, dan jenis buah beri lainnya, itu adalah pertanda baik, karena buah beri adalah buah super untuk penderita diabetes. Mereka mengandung antioksidan, vitamin, dan serat, ditambah lagi buah ini rendah kandungan indeks glikemik-nya. Dalam 100 gram buah blueberry segar, memiliki 57 kalori dan 14.5 gram karbohidrat. Satu porsi stroberi, mampu memberikan 100% dari kebutuhan vitamin C Anda. Dalam 100 gram buah stroberi, mengandung 32 kalori dan 7.8 gram karbohidrat.
Pisang
Rata-rata pisang berukuran sedang mengandung sekitar 27 sampai 30 gram karbohidrat, lebih dari setengah karbohidrat ini terdiri dari gula. Semakin besar ukuran pisang, maka semakin tinggi pula kandungan gula di dalamnya. Pisang mengandung vitamin B-6, C, mangan, kalium, dan serat yang tinggi. Kandungan vitamin B-6 dapat membantu penderita diabetes untuk mengurangi stres dan mengatur metabolisme. Hal ini memainkan peran penting dalam manajemen diabetes. Kandungan kaliumnya juga dapat membantu menjaga tekanan darah, dan juga berkontribusi terhadap kesehatan secara keseluruhan dari sistem kardiovaskular. Pilihlah pisang yang matang namun tidak terlalu matang, pisang ideal adalah pisang yang masih memiliki sedikit warna hijau di kulitnya.
Apel
Buah ini mengandung vitamin A, kalsium, zat besi, vitamin C, dan tinggi serat. Perlu diketahui bahwa sebuah apel berukuran sedang memiliki indeks glikemik sekitar 37, yang berarti lebih rendah dari kategori takaran terendah. Untuk mengonsumsi apel, jangan mengupas kulitnya, karena itu adalah bagian paling bergizi dan banyak mengandung antioksidan.
Deretan buah untuk penderita diabetes di atas memang baik untuk dikonsumsi. Namun, usahakan untuk mengonsumsinya tanpa tambahan gula. Konsumsilah buah yang segar, bukan buah kalengan yang ditambahkan pemanis buatan. Konsultasikan juga dengan dokter bila Anda menderita penyakit diabetes untuk pengobatan yang tepat.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...