Skip to main content

Ini Ciri-Ciri Kecanduan Gadget Dan Tips Menanggulanginya


Kecanduan gadget sudah menimpa hampir semua orang. Seseorang yang memegang gadget dalam tiap kesempatan sudah menjadi pemandangan biasa. Entah seseorang tersebut baru saja terbangun dari tidur, sedang mengemudi, sedang berjalan, atau bahkan pada saat-saat yang seharusnya hanya dihabiskan bersama pasangan.


Dengan gadget, kegiatan seseorang menjadi lebih mudah. Banyak urusan dapat diselesaikan hanya dengan satu benda bernama smartphone. Namun sayangnya di sisi yang lain, benda yang satu ini justru berisiko membahayakan. Sebab nyatanya, banyak orang yang menggunakannya pada saat-saat dia membutuhkan konsentrasi penuh, seperti ketika sedang mengoperasikan kendaraan. Sebagai akibatnya, terjadi kecelakaan. Ironis, bukan?

kecanduan gadget - alodokter

Nomophobia, Salah Satu Ciri-ciri Kecanduan Gadget
Ada istilah yang disebut nomophobia (no mobile phobia), yaitu kekhawatiran terhadap aktivitas sehari-hari tanpa melibatkan smartphone. Anda dapat mengukur tingkat kecanduan Anda terhadap gadget dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut. Jika jawabannya lebih banyak “ya”, maka Anda dapat dikatakan kecanduan gadget.

Apakah Anda sering merasa tidak nyaman jika gadget tidak bersama Anda?
Apakah Anda merasa keberatan atau enggan jika tidak memegang gadget, meskipun hanya sebentar?
Apakah Anda sering menggunakan gadget di waktu makan?
Apakah Anda terkadang-kadang memeriksa status gadget di tengah malam?
Apakah Anda lebih sering berinteraksi dengan gadget Anda daripada berinteraksi dengan orang lain?
Apakah Anda menghabiskan banyak waktu untuk membuat cuitan di Twitter, membalas status-status di Facebook, atau mengirim surel menggunakan gadget sebagai bentuk komunikasi kepada orang lain?
Apakah Anda lebih sering bermain gadget padahal Anda tahu seharusnya Anda melakukan sesuatu yang lebih produktif?
Apakah Anda berkencenderungan untuk menggunakan gadget, padahal di saat yang bersamaan sedang dihadapkan kepada sibuknya pekerjaan di kantor?
Dari jawaban-jawaban Anda dari pertanyaan di atas, cobalah untuk mencari tahu tingkatan diri sendiri terhadap rasa kecanduan gadget.

Efek Samping Kecanduan Gadget
Siapa pun yang mengalami kecanduan gadget dapat mengalami berbagai efek samping, tidak peduli usia dan profesi. Ada beberapa efek samping yang mungkin muncul, misalnya:

Efek penurunan fungsi organ

Kondisi ini ditandai dengan dampak secara langsung pada:

Mata, seperti mata lelah, kualitas penglihatan memudar, dan ketegangan pada mata. Selain itu, mata bisa terasa gatal dan panas.
Sakit leher karena terlalu lama menatap layar gadget.
Terjadi kecelakaan karena menurunnya daya konsentrasi akibat membagi perhatian dengan gadget.
Efek psikologis, meliputi:

Masalah utama dalam hal ini dikaitkan dengan menurunnya kualitas tidur. Salah satunya adalah mengalami insomnia akibat menggunakan ponsel sebelum tidur. Dampak psikologis selain itu dapat berupa:

Karena menunda-nunda waktu tidur akibat menghabiskan banyak waktu untuk menggunakan ponsel, maka yang terjadi adalah meningkatnya gangguan tidur dan kelelahan.
Kualitas tidur menurun karena efek paparan cahaya terang dari ponsel.
Tips Mengurangi Ketergantungan terhadap Gadget
Berikut ini tips yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi kebiasaan terlalu banyak menggunakan gadget.

Tidak menggunakan gadget ketika sedang berjalan, apalagi mengoperasikan kendaraan bermotor. Hal ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Utamakan keselamatan dan lupakan gadget Setidaknya yang bisa dilakukan adalah menghentikan kendaraan untuk melihat berita yang muncul pada gadget untuk mengantisipasi adanya kabar penting.
Atur waktu penggunaan gadget, khususnya dalam hal membatasi kesempatan penggunaannya. Misalnya, siang hari setelah pekerjaan selesai (menjelang makan siang). Batasi juga penggunaannya, misalnya hanya maksimal tiga jam.
Tidak menggunakan gadget ketika sedang makan malam bersama, pada acara keluarga, dan saat liburan bersama. Utamakan bentuk komunikasi secara langsung agar Anda dan keluarga dapat menikmati kebersamaan dan menjalin kedekatan.
Tentukan area bebas Hindari menggunakannya ketika berada di kamar mandi, dapur, dan kamar tidur.
Tips-tips di atas juga dapat diterapkan kepada anak Anda yang sudah beranjak remaja atau anggota keluarga yang lain.

Biasanya, seseorang yang sudah kecanduan gadget akan merasa bahwa makin sering menggunakannya, maka intensitas keinginan untuk memeriksa gadget menjadi makin tinggi juga. Karenanya, jika Anda mengalami hal semacam ini, ada baiknya untuk mendisiplinkan diri sendiri dan segera mengurangi kebiasaan terlalu banyak menggunakan alat elektronik ini. Tujuannya tidak lain, selain demi menjaga kesehatan dan keselamatan.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...