Skip to main content

Kenali Diet Alkaline, Jangan Sampai Salah Kaprah


Jangan Salah Kaprah, Kenali Fakta-Fakta Diet Alkaline
Pada praktiknya, diet alkaline hampir sama dengan diet-diet lainnya yang memfokuskan kepada pembatasan konsumsi makanan tertentu. Diet alkaline berfokus pada pengurangan jenis-jenis makanan yang bisa menghasilkan asam di dalam tubuh. Oleh karena itu, diet ini sering disebut dengan diet asam-basa (alkaline acid diet). Diet ini akan membuang jenis-jenis makanan, seperti gandum, gula rafinasi, daging, dan makanan olahan dari daftar menu konsumsi harian.


Jenis-jenis Makanan dari Sudut Pandang Diet Alkaline
Diet alkaline menitikberatkan kepada upaya pengurangan zat asam yang bisa diproduksi di dalam tubuh. Dalam hal ini, sayur-sayuran dan buah-buahan adalah jenis makanan yang diutamakan sebagai asupan harian bagi pegiat diet alkaline.

Jenis-jenis makanan yang diperbolehkan: Kacang kedelai, beberapa jenis biji-bijian dan kacang-kacangan. Sebagian besar buah-buahan juga diperbolehkan.
Jenis-jenis makanan yang tidak direkomendasikan: Produk makanan olahan, telur, susu, daging, gandum, makanan kaleng, camilan kemasan, dan produk-produk yang dijual di supermarket.
Namun, diet alkaline tidak seluruhnya membuang asupan gandum dan protein. Versi diet alkaline lain menerapkan 80 persen mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Sedangkan, sebanyak 20 persen sisanya diperbolehkan untuk mengonsumsi gandum dan jenis-jenis makanan berprotein.

Berikut ini fakta pro dan kontra dari menjalani diet alkaline.

Pro tentang diet alkaline

Ada sejumlah manfaat baik yang diberikan dari diet alkaline, yang terdapat dari perilaku diet. Perilaku ini berupa memperkecil porsi daging, makanan olahan, gula, dan menghindari konsumsi minuman beralkohol.

Artinya, lebih banyak jenis-jenis makanan sehat yang dikonsumsi sehingga asupan kalori di dalam tubuh menjadi berkurang.

Kontra tentang diet alkaline

Tubuh kita secara rutin dan dengan sendirinya mampu mengatur kadar keasaman. Ketika produk-produk susu, keju, dan yoghurt sengaja dikurangi, maka harus ada makanan pengganti agar kebutuhan kalsium terpenuhi.

Artinya, mengurangi konsumsi kelompok makanan tertentu juga mewajibkan Anda untuk mengonsumsi makanan pengganti yang kandungan nutrisinya sejenis.

Apa Manfaat Menjalani Diet Alkaline?
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa diet alkaline mampu menghasilkan kondisi pH urine yang bersifat lebih basa. Kondisi ini bisa memengaruhi penyusutan kalsium di urine, namun penyusutan ini tidak mencerminkan keseimbangan kalsium total. Hasil penelitian tersebut menemukan sejumlah manfaat diet alkaline, antara lain.

Meningkatkan rasio kalium dan natrium yang dipercaya bermanfaat bagi kesehatan tulang, mengurangi risiko pengecilan otot atau atrofi otot, serta meringankan penyakit kronis stroke dan hipertensi.
Sifat basa memberi keuntungan tambahan untuk beberapa agen kemoterapi yang membutuhkan kadar pH tinggi.
Meningkatnya magnesium intraselular untuk mengoptimalkan fungsi sejumlah sistem enzim. Magnesium juga bertugas mengaktifkan vitamin D.
Walau demikian, penelitian ilmiah yang membuktikan manfaat diet alkaline ternyata masih terbatas. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan saran yang tepat sebelum memulai diet alkaline. Sebagai alternatif, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mengikuti tips diet sehat melalui makanan dan olahraga.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...