Skip to main content

Memilih Dokter Mata Yang Tepat Sesuai Kondisi Anda


Anggapan bahwa dokter mata hanya dibutuhkan ketika penglihatan seseorang mengalami masalah sebaiknya diubah sebab memeriksakan kesehatan mata bukan monopoli bagi mereka yang mengalami masalah. Seseorang dengan penglihatan sehat pun disarankan melakukan pemeriksaan secara rutin.

Bagi siapa saja yang belum memiliki masalah dengan penglihatan, memeriksakan diri ke dokter mata merupakan cara preventif yang layak dilakukan. Hal ini merupakan cara yang efektif dalam mendeteksi masalah mata sebelum munculnya gejala. Selain itu, konsultasi dengan dokter memungkinkan pula terdeteksinya masalah kesehatan lainnya yang bisa berdampak kepada mata, semisal diabetes.


memilih dokter mata yang tepat sesuai kondisi anda - alodokter

Sebaiknya Periksa Mata ke Siapa?

Saat seseorang mengalami masalah dengan penglihatan, maka disarankan untuk berkunjung kepada dokter mata yang tepat sesuai dengan masalah yang diderita. Di bawah ini adalah panduan mengenai para spesialis kesehatan mata.

Oftalmologis (dokter spesialis mata)
Oftalmologis merupakan dokter spesialis yang mengkhususkan diri dalam perawatan mata, bedah mata, dan sistem penglihatan. Dokter spesialis mata ini juga biasa memberikan saran terkait pencegahan terjadinya cedera dan penyakit yang bisa menimpa mata.

Seorang mahasiswa kedokteran yang ingin menjadi oftalmologis harus menyelesaikan pendidikan spesialis mata selama tiga atau empat tahun setelah sebelumnya menamatkan pendidikan dokter umum dan kegiatan internship. Seorang oftalmologis memiliki kualifikasi untuk memberikan perawatan, pemeriksaan, diagnosis, terapi, operasi dan penatalaksanaan komplikasi yang berhubungan dengan mata.

Dengan kata lain, oftamologis dapat memberikan semua jenis pelayanan yang berhubungan mata secara keseluruhan, mulai dari pemeriksaan hingga operasi.

Optometris (ahli mata)
Tipe kedua dari ahli kesehatan mata adalah optometris atau kita biasa mengenalnya dengan sebutan ahli mata. Fokus mereka adalah memeriksa ketajaman penglihatan seseorang secara teratur. Ahli mata juga bisa memberikan resep lensa kacamata dan lensa kontak kepada pasien sakit mata.

Seseorang dengan gangguan penglihatan seperti kondisi mata rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme cocok berkonsultasi dengan ahli kesehatan mata jenis kedua ini. Mereka dapat memberikan alat bantu penglihatan sederhana dan terapi yang berhubungan dengan daya penglihatan. Ahli mata juga bisa mendiagnosa beberapa kondisi seperti glaukoma, konjungtivitis dan retinopati diabetik.

Di Indonesia, ahli mata merupakan lulusan diploma jurusan refraksi optisi. Selain mendiagnosa dan memberi terapi yang berhubungan dengan kelainan pada daya penglihatan, mereka juga berkompetensi untuk merujuk pasien ke dokter spesialis mata jika pasien dicurigai memiliki penyakit mata.

Optician (ahli optik)
Tenaga kesehatan mata yang lain, namun bukan berlisensi dokter, adalah optician alias ahli optik. Mereka biasanya bekerjasama dengan dokter mata dan dokter spesialis mata. Keberadaan mereka turut penting guna memberikan layanan alat bantu penglihatan.

Optician juga berperan penting dalam menganalisis dan mengintrepretasikan resep mata. Mereka akan menentukan lensa mata mana yang sesuai dengan kecocokan dan kesesuaian kondisi mata seseorang. Para ahli optik ini merupakan mereka yang bertanggung jawab terhadap pemesanan dan pengecekan alat bantu penglihatan (kacamata dan contact lens) seseorang.

Ketika seseorang hendak menemui dokter mata, maka dia disarankan untuk menyesuaikan dahulu kondisi yang diderita dengan keahlian dokter atau ahli yang dimiliki. Selain itu, mintalah rekomendasi teman, keluarga, atau dokter langganan untuk mendapatkan ahli kesehatan mata yang sesuai dengan kebutuhan pribadi.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...