Skip to main content

Mencoba Metode Peeling Jerawat Demi Kulit Mulus Dan Sehat


Memiliki kulit wajah putih, mulus, menawan, dan tanpa jerawat adalah dambaan setiap orang, khususnya pada kaum hawa. Berbagai cara pun mereka lakukan untuk mendapat wajah yang diinginkan, salah satunya dengan melakukan peeling jerawat. Untuk mengusir jerawat, Anda bisa melakukan berbagai jenis peeling jerawat, contohnya chemical peeling (peeling kimiawi) dan laser resurfacing.


Seiring bertambahnya usia, beragam masalah pada kulit wajah mulai berdatangan. Misalnya saja penuaan, kehilangan elastisitas, dan perubahan warna kulit. Kehadiran jerawat pun tentunya mengganggu penampilan Anda, bukan? Beberapa hal tersebut dapat diatasi dengan peeling wajah.

acne peeling

Usir Masalah Kulit Wajah dengan Peeling Jerawat

Peeling wajah dilakukan untuk mengurangi garis di bawah mata dan sekitar mulut; mengatasi kerutan akibat sinar matahari, penuaan, atau faktor turunan; mengurangi bintik-bintik wajah akibat penuaan atau bercak hitam karena kehamilan atau minum pil kontrasepsi (melasma); memperbaiki bekas luka ringan; mengobati jerawat jenis tertentu; serta memperbaiki penampilan kulit agar tidak kusam.

Jika Anda memiliki masalah jerawat pada wajah Anda, peeling jerawat patut Anda coba. Ada dua metode pada peeling jerawat, yaitu:

Laser resurfacing kulit.
Jika Anda memiliki masalah kulit wajah seperti penuaan, jerawat, atau terlalu banyak berada di bawah sinar matahari, kondisi ini dapat menimbulkan bercak, bekas luka, garis atau keriput. Maka, terapi laser resurfacing kulit dapat membantu kulit Anda agar terlihat lebih muda dan sehat. Terapi sinar laser bisa membantu mengurangi jumlah bakteri pada kulit Anda yang menyebabkan jerawat itu sendiri. Untuk mengobati sebagian wajah, dibutuhkan waktu sekitar 30 hingga 45 menit. Namun, jika untuk mengobati seluruh bagian wajah, maka dibutuhkan waktu dua jam lamanya. Laser resurfacing tidak dapat menghasilkan kulit yang sempurna, namun dapat meningkatkan penampilan kulit Anda. Seperti prosedur lain, laser resurfacing juga memiliki efek samping seperti adanya luka bakar atau luka lainnya dari panas laser, timbulnya jaringan parut, terjadi perubahan pigmentasi kulit, dan adanya infeksi bakteri.
Chemical peeling atau peeling kimiawi.
Ini merupakan perawatan kecantikan yang menggunakan larutan kimia. Larutan kimia itu diterapkan pada kulit dan membuatnya melepuh, hingga akhirnya terkelupas. Setelah terkelupas kulit baru akan muncul, kulit baru biasanya lebih halus dan lebih sedikit berkerut dibandingkan kulit lama. Hal ini dapat dilakukan pada wajah, leher, atau tangan. Setelah melakukan chemical peeling, kulit akan lebih sensitif terhadap sinar matahari, namun itu hanya sementara saja. Anda harus menggunakan tabir surya yang memiliki SPF di atas 30 untuk melindungi kulit Anda. Batasi diri Anda untuk beraktivitas di luar ruangan, khususnya pada jam 10 pagi hingga jam 2 siang. Gunakan topi lebar jika harus berada di luar ruangan.
Selain perawatan di atas, untuk meminimalisir masalah pada kulit wajah, Anda bisa menerapkan beberapa cara seperti mengontrol stres Anda, makan makanan yang sehat, menjaga kulit dari sinar matahari dengan menggunakan tabir surya atau memakai pakaian pelindung, dan tidak merokok.

Kedua prosedur peeling jerawat tersebut tergantung pada lokasi dan jenis perubahan kulit, seberapa parah tingkat kerusakan akibat sinar matahari, serta jenis dan warna alami kulit Anda. Setelah mengetahui kedua macam peeling jerawat tersebut, usahakan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit atau pakar estetika sebelum Anda melakukannya, ya.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...