Skip to main content

Penjelasan Penyakit Asam lambung lengkap


Penjelasan Penyakit Asam lambung lengkap

Penyakit asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD) terjadi saat asam lambung kembali ke kerongkongan atau esofagus. GERD ditandai dengan rasa makanan seperti tersangkut di kerongkongan dan munculnya sensasi terbakar di dada. Kenali gejala asam lambung naik dan cara mengatasinya di sini.



Asam lambung adalah asam hidroklorida yang terdapat di lambung. Asam ini berfungsi memecah makanan dan melindungi tubuh dari bakteri. Dorongan atau tekanan dari dalam lambung serta rusaknya lower esophageal sphincter (LES), dapat menyebabkan makanan kembali naik ke esofagus.

Pasalnya, LES atau lingkaran otot bawah esofagus merupakan pintu masuknya makanan dari kerongkorngan ke lambung. Jika bagian ini rusak, maka akibatnya asam lambung dapat naik ke kerongkongan atau esofagus, lalu melukai dinding esofagus, dan menyebabkan GERD.

"Shalom dok. Boleh tahu cara mengobati asam lambung yang naik? apa yang harus saya lakukan saat asam lambung naik..?"

Jawaban Dokter

Jika sudah begini, penderita akan merasa tidak nyaman pada bagian kerongongan, dan muncul sensasi terbakar di dada.

Asam lambung naik biasa dialami dan tidak berbahaya. Namun pada tahap kronis, dan sering terjadi, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi seperti susah menelan makanan, esophagitis (radang dan iritasi pada dinding kerongkongan) dan jaringan dinding kerongkongan bertambah parah hingga berpotensi menjadi kanker.

Kenali dan Hindari Penyebabnya

Ngemil sebelum tidur dapat menjadi salah satu penyebab asam lambung naik

Sebelum mengenali gejalanya, terlebih dahulu Anda harus mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan asam lambung naik atau seseorang terkena GERD. Berikut ini adalah beberapa penyebab asam lambung naik karena kebiasaan yang salah seperti :


  • Berbaring setelah makan atau makan hingga kenyang
  • Kelebihan berat badan
  • Konsumsi aspirin, ibuprofen, atau obat relaksasi otot
  • Ngemil sebelum tidur
  • Minum minuman beralkohol, soda, teh, atau kopi
  • Makan makanan tertentu seperti cokelat, bawang merah atau putih, tomat, sajian berlemak dan pedas
  • Hamil
  • Merokok


Kenali Gejala Asam Lambung Naik Berikut

Sensasi dada terbakar adalah gejala umum yang dialami penderita GERD

Berikut ini adalah beragam gejala asam lambung naik yang perlu Anda ketahui :

1. Merasa begah atau kembung setelah makan

Meningkatnya asam lambung juga dapat menyebabkan Anda mengalami rasa begah atau kembung setelah makan dalam porsi besar. Untuk menghindarinya, kurangi konsumsi makanan berlemak, jangan merokok dan mengonsumsi alkohol saat begah atau kembung terasa.

Baca Juga : Tips Menyembuhkan Cegukan dengan Cepat

2. Rasa tidak nyaman di kerongkongan dan mulut

Saat asam lambung naik hingga ke saluran cerna bagian atas, Anda bisa saja mengecap rasa yang tidak enak seperti pahit dan asam di mulut. Selain itu, kerongkongan juga mungkin terasa nyeri. Dalam kasus yang sangat ekstrim, kenaikan asam lambung juga dapat menyebabkan tersedak.

Apabila hal ini terjadi di malam hari, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Atau segera konsumsi obat maag seperti antasida yang biasanya Anda minum saat kambuh.

3. Heartburn

Heartburn adalah sensasi yang Anda rasakan ketika asam lambung naik sampai ke esofagus. Anda akan merasa dada terasa panas seperti terbakar dengan tingkat nyeri yang berbeda-beda.

Jika tidak begitu parah Anda mungkin hanya merasa tidak nyaman. Namun, jika sudah parah gejala ini bisa menyebabkan dada terasa sangat nyeri. Kondisi ini juga dapat bertahan selama beberapa jam dan semakin buruk setelah makan.

4. Sulit menelan

Asam lambung naik dapat menyebabkan terjadinya penyempitan pada esofagus. Hal tersebut dapat membuat kita sulit menelan (disfagia) dan merasa makanan terasa tersangkut di kerongkongan.

Dalam beberapa kasus, dapat juga diikuti rasa nyeri ketika menelan makanan. Namun tak hanya asam lambung naik yang menyebabkan gejala ini, penyakit lain seperti stroke, penyakit Parkinson, kanker dan multiple sclerosis juga dapat menimbulkan gejala yang sama.

5. Sendawa, mual, dan cegukan

Gejala lain yang mungkin Anda alami adalah mengalami mual, cegukan, dan sendawa. Sering kali, sendawa juga diikuti dengan aroma yang tidak sedap.

6. Napas bau

Sama seperti sendawa, jika asam lambung sudah naik ke saluran cerna bagian atas Anda bisa mengalami gejala napas bau (halitosis). Segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Selain itu, lakukan juga penanganan untuk meredakan napas bau yang mengganggu.

Baca Juga :

7. Batuk kering

Gejala lain yang dialami saat asam lambung naik adalah batuk kering. Beberapa orang mungkin merasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan dan menyebabkan mereka perlu batuk berulang kali untuk membersihkan tenggorokannya.

8. Suara serak

Ternyata suara serak bisa menjadi salah satu gejala asam lambung naik. Asam lambung yang naik sampai ke kerongkongan bisa saja mengiritasi pita suara Anda.

9. Produksi air liur (saliva) yang berlebihan

Asam lambung naik juga dapat menyebabkan produksi saliva meningkat. Produksi berlebihan ini terkait dengan respon tubuh Anda untuk mengeluarkan sesuatu yang mengiritasi kerongkongan.

10. Pada kondiri tertentu, feses akan berwarna kehitaman disertai darah

Pada kondisi yang sudah parah, peningkatan asam lambung dapat menyebabkan tinja berwarna hitam, berlendir atau mengandung darah. Jika kondisi ini terjadi, Anda harus segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Bila Anda mengalami gejala diatas dengan nyeri dada, lengan atau tangan sakit, dan sesak napas segeralah periksakan diri Anda ke dokter. Karena tak hanya menandakan asam lambung naik, kondisi tersebut dapat menjadi tanda serangan jantung.

Begini Cara Menangani dan Mencegah Asam Lambung Kembali Naik

Saat asam lambung naik, obat bebas seperti antasida untuk menetralkan asam lambung dapat dikonsumsi. Namun obat ini menyebabkan efek samping seperti sembelit dan diare bila terlalu banyak dikonsumsi. Cobalah untuk memilih antasida dengan kandungan alumunium hidroksida dan magnesium hidroksida guna mengurangi efek samping.

Agar asam lambung tidak semakin parah, penting bagi Anda untuk meminimalisir munculnya gejala asam lambung naik dengan merubah gaya hidup. Mulai dari mengonsumsi makanan sehat dan hindari beragam penyebabnya di atas.

Selain itu, untuk mencegah asam lambung naik, cobalah cara berikut ini :


  • Makan dalam porsi lebih kecil
  • Hindari berbaring setelah makan
  • Gunakan pakaian longgar dan hindari tekanan terlalu kuat di bagian perut
  • Duduk dalam posisi tegak
  • Menurunkan berat badan
  • Berhenti merokok


Anda juga perlu menghindari ragam makanan di bawah ini :


  • Makanan pedas
  • Berlemak
  • Makanan yang digoreng
  • Bawang bombay dan bawang putih
  • Saus tomat
  • Makanan dengan tingkat keasaman tinggi
  • Cokelat
  • Jus
  • Soda


Penyakit asam lambung naik sebagian besar disebabkan oleh kebiasaan makan kurang tepat. Meskipun biasa terjadi, kondisi yang terus menerus terjadi perlu diwaspadai. Kenali gejala asam lambung naik di atas dan hindari penyebabnya. Konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan menyeluruh dan mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kemungkinan kambuh minim.

Popular posts from this blog

Cara Mengetahui Kesehatan Mental Anak ketika Banyak Berada Dirumah

Tanpa terasa pandemi sudah berjalan lebih dari dua tahun. Selama itu pula anak harus menjalani School From Home (SFH) atau pembelajaran jarak jauh demi menekan angka penularan. Penyesuaian kebiasaan baru ini tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka yang terbiasa selalu berinteraksi dengan teman dan pergi ke sekolah mendadak harus diam di rumah seharian. Banyak keluhan yang diungkapkan oleh orang tua karena merasa anaknya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik selama SFH. Selain itu, tanda-tanda kebosanan juga mulai ditunjukkan oleh anak sehingga berdampak pada tingkat konsentrasi mereka. Moms, jangan anggap remeh kondisi ini karena bisa jadi anak sedang mengalami depresi. Gangguan kesehatan mental anak yang berkepanjangan dapat berakibat buruk pada masa depan mereka. Supaya tidak salah langkah, yuk simak berbagai informasi terkait kesehatan jiwa atau mental anak selama school from home di bawah ini. Apa Itu Kesehatan Mental?        ...

Perawatan Tradisional wanita : 3 Cara Memutihkan Kulit Tangan dan Kaki Secara Alami

1. Campuran Wortel dan Bodylotion Siapa sih yang gak tahu wortel, jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata selain baik untuk mata, wortel juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. ini dia caranya : a. Alat-alat : 1. Parutan 2. Piring / wadah b. Bahan-bahan : 1.Beberapa batang Wortel / secukupnya 2.Body lotion c. Cara Penggunaan : 1. Silahan parut wortel 2. Kemudian campurkan dengan body lotion 3. Lalu, aduk hingga merata 4. Selanjutnya anda balurkan ke kulit tangan dan kaki dan tunggu sekitar 15-20 menit 5. Setelah itu barulah bisa dibersihkan 2. Madu, Gula dan Pisang Selain enak untuk dimakan ketiga bahan ini juga bisa digunakan untuk merawat dan memutihkan kulit juga lhoo!. Berikut caranya : a. Bahan-bahan : 1. 4 Sendok makan madu asli 2. 4 Sendok makan gula pasir 3. Pisang secukupnya b. Cara Penggunaan : 1. Silahkan sediakan wadah, (piring, mangkuk dsb) 2. Buka kulit pisangnya kemudian simpan didalam wadah tadi 3. Kemudian campurkan dengan madu dan ...

Rahasia Bunda Untuk Menyapih Asi Buat Sikecil

Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Banyak ibu merasa khawatir menghadapi momen menyapih, terutama untuk anak pertama. Yang perlu diperhatikan dalam menyapih ASI adalah lakukan secara bertahap, alihkan perhatian si anak dengan aktivitas lain, dan jangan ragu meminta bantuan suami. Periode menyusui memang momen yang tak terlupakan. Saat bonding, ikatan batin antara ibu dan anak pun semakin kuat. Namun ada saatnya bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih ASI. Berikut ini tip untuk menyapih ASI, seperti dilansir laman Boldsky. 1. Lakukan bertahap Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui hingga menghentikan proses menyusui secara perlahan. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya, cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap, anak akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik. 2. Menyiapkan pengganti Coba gunakan botol susu berisi ASI perah atau jus untuk mengganti ...